loading...
Pasar energi global diyakini bakal membutuhkan waktu selama berbulan-bulan untuk pulih dari kejutan yang disebabkan oleh perang AS-Israel terhadap Iran. Foto/Dok
JAKARTA - Pasar energi global diyakini bakal membutuhkan waktu selama berbulan-bulan untuk pulih dari kejutan yang disebabkan oleh perang AS-Israel terhadap Iran . Lantaran itu meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan gencatan senjata dua arah selama dua minggu dengan Iran, dunia belum bisa bernapas lega.
Utusan khusus Kremlin, Kirill Dmitriev memberikan catatan bahwa dibukanya kembali Selat Hormuz kemungkinan tidak akan berdampak segera. Ia menegaskan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz tidak akan memberikan efek instan terhadap stabilisasi harga.
"Pasar energi akan memakan waktu berbulan-bulan untuk normal kembali, bahkan jika Selat Hormuz tetap terbuka," ujar Dmitriev seperti dilansir RT.
Baca Juga: Uni Eropa Disebut Terlambat 15 Tahun buat Hadapi Kiamat Energi
Peringatan senada datang dari industri penerbangan global. Para petinggi maskapai di Asia dan Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) memperingatkan bahwa harga bahan bakar jet (avtur) tidak akan stabil dalam waktu dekat.
Direktur jenderal Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), Willie Walsh mencatat bahwa jika Selat Hormuz “dibuka kembali dan terbuka, tetap butuh beberapa bulan untuk kembali ke tingkat pasokan yang dibutuhkan, mengingat terganggunya kapasitas penyulingan di Timur Tengah.”
Perang AS-Israel terhadap Iran telah menimbulkan kerusakan permanen pada infrastruktur energi dengan beberapa kilang yang hancur, menyebabkan harga bahan bakar jet lebih mahal dua kali lipat sejak perang dimulai. CEO Thai Airways Chai Eamsiri menyebut guncangan saat ini sebagai yang terburuk dalam hampir empat dekade kariernya.
Nasib 800 Kapal dan 20.000 Pelaut Terjebak di Teluk Persia
Hingga saat ini lebih dari 800 kapal tanker dan kargo masih terjebak di dalam Teluk Persia. Penutupan Selat Hormuz sejak akhir Februari lalu telah menciptakan krisis logistik yang masif.







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4203050/original/004339100_1666688306-Aplikasi_Whatsapp_Down-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5451323/original/095880900_1766281401-Daftar_Aplikasi_dan_Game_Paling_Banyak_Diunduh_di_Indonesia_01.jpg)








