Rudal AI China Bisa Deteksi Jejak Panas Jet Tempur Siluman, F-22 dan F-35 AS Tak Lagi Aman

17 hours ago 12

loading...

China kembangkan AI yang memungkinkan rudal mampu mendeteksi jejak panas jet tempur siluman F-35 dan F-22 Raptor Amerika Serikat. Foto/US Air Force

BEIJING - Jet tempur siluman F-22 Raptor dan F-35 Lightning II Amerika Serikat (AS) dikenal sangat sulit dideteksi radar musuh, tetapi jejak panas atau inframerah yang mereka hasilkan sulit disembunyikan. China telah mengembangkan sistem kecerdasan buatan (AI) ringan yang memungkinkan rudal udara-ke-udara mengenali jejak inframerah kedua jenis pesawat tersebut saat terbang, membuat mereka sekarang tak lagi aman.

Sistem baru itu mencapai akurasi hingga 97,1 persen dalam mengidentifikasi target F-22 dan F-35 selama pengujian laboratorium berbasis simulasi. Para peneliti dari Beijing Institute of Technology dan China Airborne Missile Academy merancang sistem tersebut untuk digunakan pada sistem pencitraan inframerah yang dipasang pada rudal.

Baca Juga: Singapura Sudah Beli F-35 dan Kini Lirik Jet Tempur Generasi Ke-6, Bagaimana dengan Indonesia?

Penelitian ini menjawab persoalan praktis yang dihadapi pencari target rudal generasi mendatang. Sistem tersebut harus memproses citra inframerah hampir secara instan, sementara rudal memiliki keterbatasan ketat dalam hal daya komputasi, bobot, dan ruang yang tersedia.


Membaca Jejak Panas Jet Tempur

Pesawat menghasilkan jejak inframerah melalui semburan gas panas dari mesin, pemanasan aerodinamis, serta sumber panas lainnya di seluruh badan pesawat. Rudal pencari panas dapat mendeteksi emisi tersebut, sementara pesawat tempur dapat mengerahkan flare untuk menciptakan target inframerah palsu yang bersaing.

Kondisi itu menciptakan persoalan bagi sistem pengenalan rudal. Pencari inframerah harus menentukan apakah sumber panas yang dilihatnya berasal dari pesawat atau umpan (decoy), sering kali hanya dalam hitungan milidetik.

Mengutip laporan dari Interesting Engineering, Jumat (14/8/2026), para peneliti melatih sistem mereka menggunakan 3.245 citra inframerah yang dikumpulkan oleh sistem pemindaian berbasis rudal. Dataset tersebut mencakup tiga kategori target udara, termasuk pesawat F-22 dan F-35 yang disimulasikan.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |