Pertamina Patra Niaga Percepat Normalisasi Distribusi BBM di Kalbar

13 hours ago 8

loading...

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mempercepat normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mempercepat normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat dengan mengoptimalkan penerimaan pasokan dari kapal pengangkut dan meningkatkan penyaluran ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat ketersediaan stok sekaligus mengurangi antrean masyarakat di berbagai daerah.

"Kami memahami kekhawatiran masyarakat atas antrean yang terjadi di sejumlah SPBU. Saat ini, kapal-kapal pengangkut BBM telah tiba dan proses penerimaan pasokan terus berlangsung. Pertamina terus mengoptimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan untuk memperkuat ketersediaan stok serta mempercepat normalisasi distribusi di wilayah Kalimantan Barat," kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang

Edi mengatakan pasokan BBM menuju Integrated Terminal (IT) Pontianak saat ini berjalan sesuai rencana. Sejumlah kapal pengangkut telah tiba di area penerimaan, sementara proses pembongkaran terus dilakukan untuk memperkuat stok yang akan didistribusikan ke Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Landak, dan wilayah lain di Kalimantan Barat.

Untuk mempercepat pemulihan distribusi, Pertamina menerapkan sejumlah langkah antisipasi, antara lain memulai pengiriman BBM dari terminal ke SPBU lebih awal, yakni sejak pukul 00.00 WIB. Selain itu, perusahaan melakukan build up stock secara proaktif di SPBU tanpa menunggu persediaan mencapai batas minimum guna mengantisipasi potensi kekosongan stok.

Sejak Senin (27/7), Pertamina juga telah menyalurkan tambahan pasokan BBM sebanyak 176 kiloliter secara bertahap. Penambahan pasokan dilakukan setiap hari dengan memprioritaskan SPBU yang mengalami lonjakan permintaan dan kepadatan kendaraan. Sejumlah SPBU juga memperpanjang jam operasional hingga tengah malam untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |