loading...
BNPP RI melakukan uji coba sistem All Indonesia di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Foto/SindoNews
KALBAR - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI melakukan uji coba sistem All Indonesia di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Langkah ini bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan lintas batas yang lebih cepat, terintegrasi, dan efisien melalui digitalisasi proses pemeriksaan bagi pelintas batas.
Uji coba tersebut difasilitasi BNPP RI melalui Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP RI Budi Setyono, bersama Asisten Deputi Sarana Prasarana Pendukung Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) RI.
Kegiatan ini sekaligus menjadi tahapan awal implementasi sistem pelayanan terpadu yang dirancang untuk memperkuat tata kelola perlintasan di kawasan perbatasan negara. Budi Setyono menjelaskan sistem All Indonesia dikembangkan untuk menyederhanakan proses kedatangan pelintas ke wilayah Indonesia dengan mengintegrasikan berbagai layanan pemeriksaan dalam satu platform berbasis web dan perangkat bergerak.
"Aplikasi All Indonesia menggabungkan pelaporan keimigrasian, kepabeanan, serta kekarantinaan kesehatan, hewan, ikan, dan tumbuhan dalam satu platform. Dengan sistem yang terintegrasi ini, proses pelayanan kepada pelintas diharapkan menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien," ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Budi menambahkan, sebelumnya sistem ini telah diterapkan di sejumlah bandara internasional dan pelabuhan laut, namun untuk pertama kalinya diujicobakan di kawasan perbatasan (PLBN). Menurut Budi, PLBN Entikong dipilih sebagai lokasi uji coba perdana karena dinilai memiliki kesiapan infrastruktur serta karakteristik pelayanan yang representatif sebagai pintu gerbang utama Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat.
"PLBN Entikong menjadi pilot project penerapan All Indonesia di kawasan perbatasan. Hasil uji coba ini akan menjadi dasar pengembangan dan implementasi sistem di PLBN lainnya," katanya.

















































