Perluas Ekosistem dan Talenta Digital, BI dan OJK Jakarta Kampanyekan PIDI

3 hours ago 6

loading...

Dalam rangka memperkuat ekosistem inovasi dan talenta digital Indonesia, BI bekerjasama dengan OJK, dan asosiasi terus melakukan upaya bersama melalui inisiatif nasional Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI). Foto/Dok

JAKARTA - Dalam rangka memperkuat ekosistem inovasi dan talenta digital Indonesia, Bank Indonesia (BI) bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan asosiasi terus melakukan upaya bersama melalui inisiatif nasional Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) . Soft launching PIDI – DIGDAYA x HACKATHON 2026 pada 23 Februari 2026 lalu menjadi simpul kolaborasi otoritas, akademisi, dan industri.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Lily Mochamad Sadeli menjelaskan, PIDI dibentuk sebagai wadah strategis untuk mengorkestrasi inovasi digital, pengembangan talenta, serta adopsi solusi inovatif untuk mendukung penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Meningkatkan awareness dan memperluas jangkauan peserta PIDI – DIGDAYA x Hackathon 2026 di Provinsi DKI Jakarta. Kami rutin berkampanye baik secara daring maupun luring kepada Universitas, Pesantren, Pemerintah Daerah, Komunitas IT, hingga industri sistem pembayaran,” terang Lily saat mensosialisasikan PIDI di UNJ Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga: Indonesia Mantapkan Langkah Menuju Pusat Aset Keuangan Digital Regional

Ia menyampaikan bahwa Provinsi DKI Jakarta menduduki peringkat terdepan dalam aspek digital, yang tercermin dari skor Digital Competitiveness Index (DCI) dan Indeks Masyarakat Digital (IMDI) tertinggi se-nasional. Hal ini dikarenakan Provinsi DKI Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi pusat lahirnya inovasi dan talenta digital yang mampu memberikan solusi atas berbagai tantangan pembangunan nasional.

PIDI sendiri, kata Lily, diarahkan untuk menjawab tiga tantangan prioritas nasional yakni penguatan ketahanan dan inovasi keuangan; peningkatan produktivitas, ketahanan pangan, dan penciptaan lapangan kerja; serta percepatan layanan publik, ekonomi kreatif, dan ekspor jasa digital.

“Desain PIDI memastikan inovasi tidak berhenti hanya sampai pada ide. PIDI bergerak secara end-to-end melalui tiga pilar utama, yakni market intelligence, untuk memetakan inovasi yang berkembang di pasar dan relevan bagi kebutuhan public,” tambahnya.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |