Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama

8 hours ago 9

loading...

Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan bahwa haram hukumnya mengganggu tetangga dengan segala bentuk gangguan. Foto ilustrasi/pixabay

Syaikh Ibnu Al-Utsaimin dalam Kitab Syarah Riyadhus Shalihin, menjelaskan bahwa tetangga tidak boleh culas, khianat, zhalim, dan jahat. Barangsiapa yang tetangganya tidak aman dari sifat itu, maka ia bukanlah seorang mukmin. Jika itu juga dilakukan dalam perbuatan, maka lebih parah lagi.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Bukanlah seorang mukmin, orang yang kenyang sementara tetangganya kelaparan di sampingnya. (HR. Bukhari).

Hadis ini juga menjadi dalil larangan menjahati tetangga, baik dengan perkataan atau perbuatan. Dalam bentuk perkataan, yaitu tetangga mendengar hal-hal yang membuatnya terganggu dan resah”.

Ditegaskan oleh Syaikh Ibnu Utsaimin, haram hukumnya mengganggu tetangga dengan segala bentuk gangguan. Jika seseorang melakukannya, maka ia bukan seorang mukmin, dalam artian ia tidak memiliki sifat sebagaimana sifat orang mukmin dalam masalah ini.

Dianjurkan juga Baginda Rasulullah, saat musibah melanda tetangga dan dia dirundung kesedihan dan terbelit kesulitan, sebisa mungkin kita membantunya, baik bantuan materi ataupun dukungan moril. Menghibur dan meringankan beban penderitaannya dengan nasehat, tidak menampakan wajah gembira tatkala dia dirundung duka.

Baca juga: Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis

Kita juga disunahkan menjenguknya ketika sakit dan mendoakan kesembuhan untuknya serta membantu pengobatannya bila memang dia membutuhkannya.

Pentingnya Tetangga

Dalam Islam, kedudukan tetangga sangat penting bagi seorang muslim. Islam pun memerintahkan ummatnya untuk berbuat baik terhadap tetangga.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَا عْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـئًـا ۗ وَّبِا لْوَا لِدَيْنِ اِحْسَا نًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَا لْيَتٰمٰى وَ الْمَسٰكِيْنِ وَا لْجَـارِ ذِى الْقُرْبٰى وَا لْجَـارِ الْجُـنُبِ وَا لصَّا حِبِ بِا لْجَـنْبِۢ وَا بْنِ السَّبِيْلِ ۙ وَمَا مَلَـكَتْ اَيْمَا نُكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَا نَ مُخْتَا لًا فَخُوْرًا 

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |