Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi

15 hours ago 13

loading...

Serangan militer udara besar-besaran oleh militer Amerika Serikat ke sejumlah wilayah vital di Iran membuat harga minyak mentah dunia yang sempat ambruk langsung berbalik arah. Foto/Dok

JAKARTA - Ketegangan di Timur Tengah kembali meledak ke titik paling kritis. Hanya berselang beberapa hari setelah rumor gencatan senjata membawa angin segar, Presiden AS Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan bahwa kesepakatan damai dengan Iran telah resmi berakhir alias batal.

Pernyataan keras ini langsung diikuti dengan serangan militer udara besar-besaran oleh militer Amerika Serikat ke sejumlah wilayah vital di Iran pada Rabu (8/7) malam waktu setempat. Akibatnya, harga minyak mentah dunia yang sempat ambruk langsung berbalik arah dan melonjak drastis lebih dari satu dolar per barel dalam hitungan jam.

Rudal AS Hantam Iran: Ledakan Guncang Pesisir Pantai

Komando Sentral (CENTCOM) militer Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa mereka telah meluncurkan gelombang serangan udara baru yang diklaim jauh lebih masif ketimbang operasi militer hari sebelumnya. Target utama AS adalah merontokkan pertahanan Iran guna memastikan Selat Hormuz tetap terbuka untuk jalur perdagangan internasional.

Baca Juga: Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%

Media lokal Iran melaporkan rentetan ledakan dahsyat terdengar mengguncang sejumlah titik strategis, termasuk Bandar Abbas (Kota pelabuhan utama Iran), Pulau Abu Musa, hingga di Bushehr (Lokasi instalasi nuklir dan energi penting).

Eskalasi ini dipicu oleh aksi nekat Iran yang sebelumnya meluncurkan serangan rudal ke pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait, sebagai balasan atas dicabutnya kelonggaran sanksi minyak oleh Washington.

Harga Minyak Dunia Langsung Meroket 5% Lebih

Kepanikan langsung menjalar ke bursa komoditas Wall Street. Setelah sempat nyaman di kisaran USD68 per barel awal pekan ini, harga minyak mentah langsung mengamuk.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |