loading...
Janice Tjen dan 7 Petenis Putri Indonesia Pengguncang Grand Slam Tenis Dunia/IG JaniceTjen, Alchetron
Janice Tjen dan 7 petenis putri Indonesia pengguncang Grand Slam tenis dunia yang akan dikenang sepanjang masa. Petenis putri Indonesia pengguncang Grand Slam tenis dunia di tunggal, ganda putri dan campuran.
Sejumlah legenda tenis putri Indonesia tercatat mengharumkan nama bangsa di persaingan Grand Slam tenis dunia dari Lany Kaligis, Yayuk Basuki hingga terbaru Janice Tjen. Janice Tjen membangkitkan kembali prestasi petenis putri Indonesia setelah lolos ke babak kedua US Open 2025. Janice lolos setelah mengalahkan lawan-lawannya di babak kualifikasi US Open 2025.
1. Lany Kaligis
Debut di Australian Open 1968 dan mencapai babak ketiga. Lany Kaligis lahir 22 April 1949, terkadang dikenal sebagai Lany Lumanauw, adalah mantan pemain tenis profesional Indonesia.
Baca Juga: Perjuangan Janice Tjen, Kemenangan Kilat Emma Raducanu, dan Curhat Yayuk Basuki ke Pemerintah
Lany bermain di ajang Grand Slam antara tahun 1968 dan 1975, di tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran. Di ganda putri, berpasangan dengan legenda tenis Indonesia lainnya, Lita Liem Sugiarto, mencapai dua perempat final Grand Slam: Australia Terbuka pada tahun 1970 dan Wimbledon pada tahun 1971.
Dengan demikian, Lany dan Liem termasuk di antara orang Indonesia pertama yang mencapai babak akhir kompetisi Grand Slam. Di tunggal putri, hasil terbaiknya adalah tersingkir di babak ketiga Kejuaraan Australia pada tahun 1968 dan Australia Terbuka pada tahun 1970.
2. Lita Liem Sugiarto
Berpartisipasi di semua Grand Slam, termasuk Australian Open, French Open, US Open, dan Wimbledon. Lita Liem Sugiarto (lahir 27 Februari 1946), terkadang dikenal dengan nama gadisnya Lita Liem, adalah mantan pemain tenis profesional Indonesia.