Bulan Berselawat, Keutamaan dan Larangan Menyingkatnya dalam Penulisan

1 day ago 10

loading...

Rabiul Awal atau populer disebut Bulan Maulid adalah bulan untuk berselawat karena bulan kelahiran Nabi Muhammad Shallalahu Alaihi Wassalam dan umat Islam dianjurkan memperbanyak berselawat. Foto ilustrasi/ist

Rabiul Awal atau populer disebut Bulan Maulid adalah bulan untuk berselawat karena bulan kelahiran Nabi Muhammad Shallalahu Alaihi Wassalam dan umat Islam dianjurkan memperbanyak berselawat.

Mengucapkan selawat untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam merupakan perkara yang disyariatkan agama. Karena itu umat Islam dilarang menyingkatnya dalam penulisan.

Misalnya, kita tulis Muhammad SAW dengan maksud singkatan dari salallahu ‘alaihi wassalam, maka ini tidak boleh, dilarang. Karena banyak faedah yang tertuang dalam selawat yang dibaca dan diucapkan. Menyingkatnya berarti kehilangan keberkahan selawat.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah menjelaskan, selawat memiliki keutamaan-keutamaan dan faedah yang banyak. Di antaranya, menjalankan perintah Allah, menyepakati Allah Subhanallahu Wa ta’ala dan para malaikat-Nya yang juga berselawat untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Allah Ta'ala berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓٮِٕكَتَهٗ يُصَلُّوۡنَ عَلَى النَّبِىِّ ؕ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا صَلُّوۡا عَلَيۡهِ وَسَلِّمُوۡا تَسۡلِيۡمًا‏

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah untuk Nabi dan ucapkanlah salam kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56)

Faedah lainnya adalah melipat gandakan pahala orang yang berselawat tersebut. Karena adanya harapan doanya terkabul, dan berselawat merupakan sebab diperolehnya berkah dan langgengnya kecintaan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam.

Baca juga: Jejak Penting di Bulan Rabiul Awal : Lahir dan Wafatnya Rasulullah SAW hingga Salat Jumat Pertama Kalinya

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah, Sebagaimana berselawat menjadi sebab seorang hamba beroleh hidayah dan hidup hatinya. Semakin banyak pula seseorang berselawat kepada beliau shallallahu ‘alaihi wasallam dan mengingat beliau, akan semakin kental pula kecintaan kepada beliau di dalam hati.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |