9 Negara Tanpa Wakil Presiden, Pentingkah Jabatan Wapres?

2 hours ago 2

loading...

Rusia jadi salah satu contoh negara tanpa memiliki wakil presiden. Konstitusi Rusia tak menyediakan jabatan wakil presiden. Foto/Pravda

JAKARTA - Setidaknya ada sembilan negara dengan sistem presidensial atau semi-presidensial tapi tidak memiliki wakil presiden (wapres). Salah satu contohnya adalah Rusia, di mana Presiden Vladimir Putin tidak memiliki wapres, atau bahkan secara konstitusional negara ini tidak menyediakan jabatan wakil presiden.

Ketika terjadi kekosongan atau presiden berhalangan menjalankan tugas, konstitusi negara-negara tersebut memiliki mekanisme lain untuk memastikan pemerintahan tetap berjalan.

Baca Juga: Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk

Menariknya, negara tanpa wakil presiden ini bukan hanya negara-negara kecil. Rusia, Korea Selatan, Meksiko, Prancis hingga Portugal termasuk di dalamnya.


1. Rusia

•Presiden: Vladimir Putin
•Sistem pemerintahan: Presidensial dengan kekuasaan presiden sangat dominan
•Wakil Presiden: Tidak ada

Rusia merupakan salah satu contoh paling menarik. Konstitusi Rusia menempatkan presiden Federasi Rusia sebagai kepala negara. Namun, struktur konstitusional Rusia tidak menyediakan jabatan wakil presiden. Situs resmi Kremlin menjelaskan bahwa status dan kewenangan Presiden Rusia diatur dalam Bab 4 Konstitusi Rusia.

Presiden saat ini adalah Vladimir Putin. Jika presiden tidak dapat menjalankan tugasnya, mekanisme konstitusional Rusia tidak mengalihkan jabatan tersebut kepada wakil presiden karena memang tidak ada. Fungsi presiden untuk sementara dapat dijalankan oleh perdana menteri.

Menariknya, Rusia pernah memiliki jabatan wakil presiden. Jabatan tersebut ada pada periode awal Federasi Rusia dan dihapus setelah perubahan konstitusional pada 1993. Sejak itu, Rusia berjalan tanpa wakil presiden.

Kekuatan presiden Rusia juga jauh lebih besar dibandingkan presiden dalam banyak demokrasi presidensial lainnya. Presiden memiliki kewenangan luas dalam kebijakan domestik, luar negeri, pertahanan dan struktur pemerintahan. Kremlin sendiri menyatakan presiden menentukan garis besar kebijakan domestik negara.

2. Korea Selatan

•Presiden: Lee Jae-myung
•Sistem pemerintahan: Presidensial
•Wakil Presiden: Tidak ada

Korea Selatan merupakan contoh yang sangat jelas bahwa sistem presidensial tidak otomatis membutuhkan wakil presiden.

Presiden merupakan kepala negara sekaligus pusat kekuasaan eksekutif. Presiden Korea Selatan saat ini adalah Lee Jae-myung, yang resmi mulai menjabat sebagai presiden ke-21 pada 4 Juni 2025.

Dalam sistem Korea Selatan, terdapat perdana menteri, tetapi kedudukannya berbeda dengan wakil presiden. Perdana menteri membantu presiden dan mengoordinasikan kementerian, bukan menjadi pasangan presiden dalam pemilu.

Hal tersebut terlihat jelas ketika Korea Selatan mengalami kekosongan kepresidenan setelah pemakzulan Yoon Suk-yeol. Saat itu, Perdana Menteri Han Duck-soo menjadi penjabat presiden sebelum pemilu baru digelar. Pemerintah Korea Selatan mencatat Han sebagai "Acting President and Prime Minister".

Dengan kata lain, Korea Selatan tidak membutuhkan wakil presiden untuk menjalankan mekanisme suksesi sementara.

3. Meksiko

•Presiden: Claudia Sheinbaum
•Sistem pemerintahan: Presidensial
•Wakil Presiden: Tidak ada

Meksiko juga menggunakan sistem presidensial tanpa wakil presiden.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |